Seorang insinyur China divonis penjara delapan tahun di Amerika Serikat karena memberikan informasi kepada Beijing tentang kemungkinan target perekrutan.
Kisah ini setidaknya mengingatkan kita bagaimana Surabaya sudah lama menjadi kotanya orang-orang yang penuh dengan toleransi. Bahkan sejak era perjuangan.