Kudeta militer di Myanmar memicu kecaman internasional. Padahal, penyebab kudeta sesungguhnya bisa ditelisik dari kegagalan demokratisasi yang diatur militer.
Para demonstran antikudeta Myanmar menyerukan 'mogok massal' dan lebih banyak lagi protes di jalan pada Senin (22/2). Setelah kematian demonstran yang ditembak.