London pada akhir September 1665 tengah berada di puncak wabah sampar. Lewat buku hariannya, Samuel Pepys rekam suasana yang kini terasa kembali familiar.
Kisah korban PHK ini sangat menginspirasi. Sekarang ia fokus menjual nasi kuning khas Banjarmasin yang omzetnya mencapai Rp 17 juta per bulan. Begini kisahnya!
"Ini akan memberatkan khususnya pusat perbelanjaan. Karena sejak diberlakukan kembali PSBB diperketat tingkat kunjungan sampai 50% dibandingkan PSBB transisi."