Harga bitcoin sudah turun menjadi US$ 32.601 atau setara Rp 466,19 juta. Padahal, bitcoin mencapai rekornya pada 14 April lalu dengan menyentuh US$ 64.895,22.
Perusahaan bank dan jasa finansial asal Amerika Serikat, Citigroup (Citi) memprediksi bitcoin akan menjadi mata uang pilihan untuk perdagangan internasional.
Wall Street melesat pada penutupan perdagangan Rabu. Hal tersebut disebabkan aksi jual di saham teknologi mereda dan rotasi ke saham siklikal berlanjut.