Kepala BIN Hendropriyono memimpin rapat koordinasi bidang intelijen yang akan merumuskan pembentukan task force antiteror, termasuk pengamanan pilpres kedua.
Pemerintah pada 28 September 2004 akan menerbitkan T-Bonds dengan target indikatif sekitar Rp 3 triliun. Target itu diyakini bisa terserap karena banyaknya likuiditas di pasar.