Akbar al-Baker menyampaikan permintaan maaf karena mengatakan perempuan tidak mampu menjalankan tugasnya sebagai pucuk pimpinan di maskapai Qatar Airways itu.
Maskapai plat merah Australia, Qantas akhirnya tunduk pada tekanan Beijing dengan berencana merujuk Taiwan sebagai bagian wilayah China, bukan negara merdeka.