detikNews Sudah 20 Jam, Joko Driyono Masih diperiksa Satgas Antimafia Bola Satgas Antimafia Bola Polri masih memeriksa Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Selasa, 19 Feb 2019 06:10 WIB
detikNews Sita Rp 300 Juta dari Jokdri, Polisi Sebut Rp 160 Juta Terkait Suap Polisi menyebut uang Rp 160 juta yang disita dari Joko Driyono terkait suap. Senin, 18 Feb 2019 19:27 WIB
detikNews Joko Driyono Dicecar Satgas soal Dokumen PSSI yang Dirusak Anak Buah Ada 32 pertanyaan yang diajukan penyidik kepada Joko Driyono. Senin, 18 Feb 2019 18:35 WIB
detikNews Polri Soal Kemungkinan Jokdri Ditahan: Tergantung Hasil Pemeriksaan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono masih diperiksa terkait perkara perusakan barang bukti pengaturan skor. Apakah Joko Driyono bakal langsung ditahan? Senin, 18 Feb 2019 16:19 WIB
detikNews Joko Driyono Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Mafia Bola Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono penuhi panggilan Satgas Antimafia Bola Polri sebagai tersangka kasus perusakan barbuk terkait dugaan pengaturan skor. Senin, 18 Feb 2019 16:15 WIB
detikNews Polisi Mulai Usut Klub yang Terlibat Kasus Pengaturan Skor Satgas Antimafia Bola akan menyasar klub-klub sepakbola yang diduga terlibat pengaturan skor atau match fixing. Senin, 18 Feb 2019 15:35 WIB
detikNews Joko Driyono Diperiksa sebagai Tersangka Kasus Mafia Bola Pagi Ini Ini adalah pemeriksaan perdana Joko Driyono sebagai tersangka di kasus perusakan barang bukti. Senin, 18 Feb 2019 10:22 WIB
detikNews Kisah Jokdri: Jadi Plt Ketum PSSI, Kini Tersangka Perusakan Bukti Plt Ketum PSSI Joko Driyono yang dikenal juga dengan panggilan Jokdri menjadi tersangka peruskan barang bukti terkait kasus pengaturan skor. Senin, 18 Feb 2019 05:41 WIB
Sepakbola Dua Hari Ditetapkan Jadi Tersangka, Joko Driyono Muncul di Rapat Piala Presiden Plt Ketum PSSI, Joko Driyono, hadir dalam rapat Piala Presiden di Hotel Sultan, Senayan. Dia hadir setelah dua hari ditetapkan sebagai tersangka. Minggu, 17 Feb 2019 23:30 WIB
detikNews Polisi Jelaskan Barang Bukti Pengaturan Skor yang Dirusak Joko Driyono "Jadi salah satu barang bukti yang dirusak itu memiliki kaitan erat sama laporannya Bu Lasmi (Lasmi Indaryani), itu nanti akan dikembangkan," kata Polri. Minggu, 17 Feb 2019 08:00 WIB