Konsumsi BBM bersubsidi saat ini sudah jauh melebihi kuota. Jika tidak segera ditanggulangi oleh Pemerintah, maka dalam waktu dekat akan ada kelangkaan BBM di beberapa daerah.
Perum Bulog mengusulkan agar mereka bisa menjadi pengelola 5 komoditas pangan, dari saat ini hanya komoditas beras. Hal ini bagian dari upaya revitalisasi Perum Bulog.
Ketika harga BBM naik, maka pengeluaran orang miskin ikut melambung hingga Rp 130.000 sampai Rp 148.000 per bulan. Diperlukan BLT untuk membantu masyarakat miskin.
Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dulu pernah jadi program pemerintah untuk menekan dampak kenaikan BBM bagi orang miskin dianggap tidak memiliki manfaat. Kenapa?
Pemerintah sangat percaya diri dengan stok beras akhir tahun di gudang Bulog yang mencapai 1,8 juta ton. Beras-beras itu diantaranya berasal dari beras impor.