Perunding utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan bahwa Iran tidak akan menyetujui kesepakatan apa pun dengan AS sampai hak-hak rakyat Iran dijamin.
Menhan AS, Pete Hegseth, menyatakan kesiapan bertempur di Teluk jika diperlukan, meski Trump lebih memilih diplomasi guna mencegah Iran memiliki senjata nuklir