Berawal korban menaruh foto matanya yang diperban di akun Twitter. Setelah korban stalking akun pelaku, ternyata halamannya dipenuhi foto mata wanita diperban.
Korban merasa curiga setelah pelaku me-retweet konten pornografi. Setelah ditelusuri, akun pelaku banyak mengunggah foto perempuan dengan mata diperban.