Paket mencurigakan di rumah mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Is Sukandar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dipastikan bom. Polisi masih berjaga-jaga di lokasi.
Bungkusan mencurigakan ditemukan di teras sebuah rumah sekaligus bengkel di Jl Parangtritis, Bantul, DIY. Namun setelah diurai, isi bungkusan itu ternyata kain lusuh dan sebuah magic jar rusak.
Setali tiga uang dengan paket buku di gedung DPR, buku yang ditemukan di pagar warteg Manja di Lenteng Agung, Jaksel, dipastikan bukan bom. Buku berjudul 'Di Bawah Bendera Revolusi' sudah dibawa ke Mako Brimbob, Depok.
Paket mencurigakan kiriman Kontraz untuk Ulil Abshar Abdalla dipastikan bukan bahan peledak. Paket tersebut berisi buku yang berjudul NII Masuk Kampus.
Gegana memeriksa paket mencurigakan yang dialamatkan ke Jalan Mendawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang berada di belakang Kejagung. Paket hanya berisi buku, tidak ditemukan bom.
Paket berkabel -- seperti halnya bom buku di Jakarta -- memang menakutkan. Karena itu wajar bila seisi gedung parlemen Selandia Baru di Wellington dievakuasi begitu ada paket berkabel di ruang surat.
Seperti sulap, bagaimana bisa tas yang sudah dikirim dari Juanda ke SHIA via Citilink 016 bisa hilang tanpa jejak. Adakah orang dalam yang terlibat atau sekedar kecerobohan?
Saya penumpang Pesawat Citilink GA 020 tanggal 6 Maret 2011 dari Juanda-Surabaya menuju Jakarta. Saat saya sudah berada di pesawat, baru tersadar telah tertinggal tas kecil di pemeriksaan X-Ray Gate 7.
JVC menantang Anda untuk menonton lebih banyak konten 3D yang saat ini marak bermunculan. Bahkan, Anda bisa membuat sendiri tayangan 3D itu dengan merekamnya langsung di camcorder.