Rupiah masih akan mengalami tekanan. Keputusan Bank Sentral AS yang menaikkan kembali suku bunga AS sebesar 25 basis poin masih menjadi faktor utama penekan rupiah.
Rupiah akan kembali dalam tekanan pada pekan ini, mengantisipasi hasil pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu (29/6/2005) akhir pekan ini.
Tekanan terhadap rupiah diperkirakan belum akan mereda. Rupiah sejak perdagangan kemarin terus melemah. Pada perdagangan hari ini rupiah dibuka pada level Rp 9.615 per dolar AS.
Rupiah masih akan mendapat tekanan baik dari dalam maupun eksternal. Dari dalam negeri, sentimen negatif datang dari ditutupnya Kedubes AS karena masalah keamanan.