Pertamina JBT memprediksi penyaluran produk terutama BBM jenis gasoline turun 11% dibandingkan tahun lalu yaitu dari 14.000 kiloliter (KL) menjadi 12.600 KL.
Pemerintah pusat meminta DKI perketat kapasitas kantor menjadi 25 persen dan WFH 75 persen. Epidemiolog menilai hal itu tidak efektif mencegah lonjakan kasus.