Taliban telah menguasai Afganistan dari tangan Presiden Ashraf Ghani. Namun Presiden Jokowi diimbau tak terburu-buru mengakui pemerintahan baru di sana.
Seorang wartawan Afghanistan yang mengungsi ke Indonesia sejak 9 tahun lalu mengisahkan dirinya menjadi target pembunuhan Taliban akibat berita yang ditulisnya.