Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie merestui mundurnya Sekjen Golkar Idrus Marham dari DPR. Ical mempersilakan Idrus konsentrasi memperkuat jaringan Golkar di daerah-daerah menyambut Pemilu 2014.
Sekjen Golkar Idrus Marham mengundurkan diri dari DPR. Idrus memilih meninggalkan Komisi II DPR, tempatnya menjadi wakil rakyat, demi membesarkan Partai Golkar.
Wasekjen Partai Demokrat (PD) Ramadhan Pohan tak mau mengungkap siapa Mr A yang disebutnya hendak menghancurkan PD. Namun ia heran melihat sikap Golkar yang terkesan kebakaran jenggot menanggapi isu Mr A yang dikatakan Ramadhan memang dari luar PD.
Partai Golkar mengimbau Partai Demokrat (PD) untuk tidak melakukan intrik politik dengan memainkan isu Mr A. Golkar berharap PD agar membuka siapa Mr A yang disebut-sebut ingin menghancurkan PD. Langkah ini penting dilakukan agar tidak menjadi fitnah.
Sekjen Partai Golkar Idrus Marham tak merasa ucapan politisi Partai Demokrat (PD) Ramadhan Pohan terkait Mr A dialamatkan pada partainya. Bahkan Golkar tegas akan membantu PD untuk menyelesaikan kisruh di partai biru itu bila diminta.
Partai Golkar ngotot mempertahankan angka Parliamentary Threshold (PT) diatas 5 persen untuk pemilu 2014. Padahal sikap keras Golkar ini sudah membuat pembahasan revisi UU Pemilu terhenti di tengah jalan.
Diiringi hasil survey yang kurang baik, Partai Golkar masih optimis menatap Pemilu 2014. Golkar yakin akan mengantongi cukup suara untuk memenangkan pemilu 2014.
Mengapa Ical tak meneken sendiri kontrak baru, yang sebenarnya ujung dari evaluasi koalisi yang dilakukan Ketua Setgab Koalisi Susilo Bambang Yudhoyono?
Sebagai rekan koalisi Partai Demokrat, Partai Golkar enggan berkomentar mengenai kasus mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) M Nazaruddin. Bagi Golkar, tak etis mencampuri urusan internal PD.