Presiden AS Barack Obama menyatakan kekhawatiran atas kekerasan yang marak di Yerusalem. Obama menyerukan pada pemimpin Israel dan Palestina agar menahan diri.
AS menyebut Israel menggunakan kekerasan berlebihan dalam menghadapi gelombang serangan pisau warga Palestina. Pernyataan ini menuai reaksi keras dari Israel.
Gelombang kekerasan antara Israel dan Palestina terus berlanjut dengan lima warga Israel ditikam di Jerusalem dalam satu hari, Senin 12 Oktober kemarin.
Sejumlah umat Muslim, Kristen, dan Yahudi di kota Melbourne menggelar kegiatan jalan bersama sambil mengunjungi tempat peribadatan satu sama lain. Kegiatan ini digelar sehari setelah aksi unjuk rasa anti-Muslim yang digelar di kota Bendigo.
Insiden penusukan kembali menimpa warga Israel di Yerusalem. Pelakunya yang disebut sebagai wanita Palestina ini ditembak hingga luka-luka oleh korbannya.
Kekerasan kembali pecah antara pasukan keamanan Israel dan warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem di tengah ketegangan selama berminggu-minggu.