Aksi kekerasan kembali mewarnai demonstrasi di Libya. Sebanyak 15 demonstran tewas tertembak dalam sebuah bentrokan dengan militer di Kota Zawiya, Libya.
Libya merupakan negara dengan GDP per kapita tertinggi di Afrika. Kesejahteraan sebagian besar rakyat tidak menjamin ketiadaan protes pada pemerintah, apalagi yang tidak peduli kemauan rakyat.
Libya miskin tokoh. Bila Khadafi terguling, negeri ini akan kesulitan mencari pengganti. Bisa-bisa yang menjadi pemimpin kalangan militer atau malah anak-anak Khadafi sendiri.
Sekjen PBB Ban Ki-moon mendesak dewan keamanan untuk mengambil tindakan tegas terhadap krisis Libia, yang telah menyebabkan lebih dari 1.000 orang tewas.
Dewan Keamanan PBB mengutuk penyerangan terhadap warga sipil di Libya yang dilakukan pasukan Muamar Khadafi. Dewan meminta pasukan secepatnya menghentikan kekerasan.