Universitas Muslim Indonesia (UMI) tak ingin insiden tawuran antar mahasiswa terulang. Untuk mencegah peristiwa tawuran terjadi lagi, pihak Rektorat UMI mendesak polisi agar menangkap pelaku pembacokan mahasiswanya.
Dua petugas Satpam kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulsel terlibat baku hantam. Gara-garanya, mereka saling mengejek saat baru saja mengamankan tawuran antara dua kelompok mahasiswa UMI, Senin (25/4/2011).
Nasib apes menimpa Irfan, mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar. Lagi asyik nongkrong di depan kantin fakultas, tiba-tiba kepalanya dibacok parang.
Akhir-akhir ini, nurani kebangsaan kita terusik. Laku para politisi bak akrobatik. Seperti senjata, politk dijadikan alat menyandera lawan. Seperti juga produk, atas nama rakyat, politik diperjualbelikan.
Dua kelompok mahasiswa yang berasal dari organisasi kedaerahan di Kampus UMI Makassar, Rabu 6/4/2011). Aksi kejar-kejaran ini terjadi pada pukul 13.30 Wita, sesaat sebelum pertemuan antar dua kubu yang bertikai di ruangan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UMI.
Universitas Indonesia (UI) memberikan gelar Doktor Honoris Causa dalam bidang Ilmu Politik kepada Presiden Turki Abdullah Gul. Abdullah dinilai sebagai salah satu tokoh politik yang berpengaruh.