Pandemi corona yang berkecamuk di Asia bukan satu-satunya ancaman. Sejumlah negara dikabarkan sedang akan memasuki musim topan dan terancam gelombang panas.
Setelah bebas dari lockdown, wisata, penerbangan dan perjalanan kereta api di China kembali dibuka. Para warga menyambut liburan mereka dengan gembira.
Jelang musim panas, para ahli menyebut rekor suhu menghangat dan kekeringan bisa menambah masalah lain pada paru-paru manusia, selain yang dipicu virus Corona.
Virus Corona (COVID-19) disebut tak bisa bertahan di wilayah yang panas. Namun, di negara panas seperti India, jumlah kasus Corona sudah mencapai 2.500 lebih.