Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, berjuang mengangkat tim dari zona degradasi usai dua kekalahan beruntun. Dia butuh waktu dan pemain baru untuk perbaikan.
Iis, pelaku usaha tahu di Purwakarta, menangis saat pembongkaran bangunan miliknya. Ia merasa tidak adil karena tidak mendapat kompensasi dari pemerintah.