Presiden Jokowi akan memilih 55% menteri dari kalangan profesional pada periode kedua pemerintahannya. Golkar menyebut Jokowi mengetahui kebutuhan bangsa.
Jokowi mengungkap desain kabinetnya di periode kedua berisi 55% menteri profesional. PDI-Perjuangan menyebut Jokowi tidak akan mengurangi jatah menteri parpol.