Pada Senin kemarin Twitter secara resmi mengumumkan telah mematikan fitur tweet yang dikirim melalui layanan SMS untuk sebagian besar pengguna globalnya.
Ada banyak perusahaan besar yang menerapkan kebijakan WFH atau work from home karena adanya pandemi virus corona atau COVID-19 misalnya Twitter. Siapa lagi?
CEO Twitter Jack Dorsey menolak untuk menghadirkan fitur edit meski banyak diminta, namun dengan aplikasi pihak ketiga ini pengguna dapat mengundo cuitan.