Serangan udara Israel yang mengenai sejumlah lokasi, termasuk RS Indonesia di Bayt Lahiya, Gaza, berawal dari serangan roket dari kelompok militan di Gaza.
Jet-jet tempur Israel membombardir 25 target Hamas di Jalur Gaza. Serangan udara ini merupakan balasan atas serangan roket dan mortir ke wilayah Israel.
Israel menutup perlintasan perbatasannya dengan Gaza, usai rentetan serangan roket yang terjadi hampir setiap hari, dari wilayah yang dikuasai Hamas itu.
Militer Israel kembali melancarkan serangan udara terhadap target Hamas di Jalur Gaza. Ini merupakan balasan atas roket yang kembali ditembakkan dari Gaza.