Kekuatan TNI AU kembali berkurang setelah salah satu pesawat Herculesnya jatuh di Magetan, Jawa Timur. Wapres Jusuf Kalla (JK) menganggap kecelakaan ini karena anggaran alat utama sistem senjata (alutsista) tidak memadai.
Pesawat TNI AU kembali mengalami kecelakaan. Salah satu penyebabnya yakni faktor usia pesawat yang sudah uzur. Pesawat yang sudah uzur ini diibaratkan seperti peti mati terbang. Dengan kondisi seperti itu seharusnya tidak diterbangkan agar tidak ada lagi korban.
Pesawat Hercules milik TNI AU yang mengalamai kecelakaan di Wamena, Papua, akibat roda pesawat yang rusak masih dalam proses penyidikan oleh pihak TNI AU.
Menkeu mendukung upaya peremajaan Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata) di tubuh TNI. Namun menurutnya sampai saat ini banyak realisasi peremajaan Alutsista yang belum dilakukan.
Pesawat Fokker 27 TNI AU jatuh di Lanud Hussein Sastranegara. Peristiwa tersebut harus menjadi peringatan agar terus memperhatikan peralatan tempur TNI.
Walau situasi Indonesia saat ini tidak menghadapi ancaman gangguan keamanan, khususnya dari luar negeri. Namun, pemerintah seharusnya lebih memperhatikan bidang pertahanannya dengan menguatkan armada militernya.
Mabes Angkatan Darat akan memberikan bantuan kepada prajuritnya yang menjadi korban gempa di Manokwari, Papua Barat. Selain itu, pasukan Zeni Tempur (Zipur) juga akan dikirim untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak.
Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso meresmikan dua unit Kapal Perang RI (KRI) jenis Patroli Cepat (PC-40) yang dibuat oleh Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) TNI AL Mentigi Tanjung Uban, Riau.