Apakah pasangan belakangan ini menolak melakukan hubungan seks? Penolakan ini bukan semata-mata disebabkan oleh menurunnya kadar testosteron dalam tubuh sehingga terjadi penurunan gairah bercinta.
Pada masa bulan madu, aktivitas seks sepertinya bisa dilakukan kapan saja diinginkan pasangan dan tak perlu usaha lebih. Setelah masa indah itu berlalu, kondisinya tidak sama lagi. Pasangan harus menghadapi libidonya yang kerap naik-turun karena berbagai hal.
Kanker payudara memang penyakit pembunuh wanita nomor satu di dunia. Dokter dan ahli kesehatan pun sudah berulang kali mengatakan pentingnya skrining kanker payudara sejak dini. Dan jangan lupa, ajak serta suami ketika melakukan skrining. Untuk apa?
Bercinta satu kali seminggu ternyata tidak cukup bagi sebagian besar pasangan. Menurut hasil survei terbaru, berhubungan seks beberapa kali dalam seminggu adalah frekuensi yang ideal.
Tampaknya tak hanya kepribadian wanita yang sulit dipahami, tapi juga tinggi-rendahnya gairah seksual si wanita. Masalahnya, sebuah studi menemukan gairah seks wanita cenderung menurun justru ketika setelah menikah. Mengapa bisa begitu?
Seks dan depresi yang terjadi setiap hari dan berkepanjangan bisa berdampak negatif terhadap kepuasan seksual. Tidak hanya itu saja, tapi juga memengaruhi fungsi organ seksual. Pada wanita, efek dari stres ini bisa lebih besar dua kali lipat ketimbang pria.
Para pria biasanya berpikir pekerjaan rumah tangga adalah tanggung jawab istri. Padahal bila mereka memanfaatkannya dengan baik, istri akan senang dan mereka jadi mudah dibawa ke ranjang. Cara ini biasa disebut dengan 'choreplay'.
Pasangan yang sudah menikah bertahun-tahun terkadang bisa merasakan kehidupan seksnya hanya sebuah rutinitas. Agar seks tak hanya sekadar kewajiban, pasangan perlu melakukan langkah-langkah baru seperti mewujudkan fantasi bercinta.
Fantasi bercinta bisa saja dimiliki setiap orang. Namun bagaimana pria dan wanita menginterpretasikan fantasi seks mereka, bisa berbeda. Ini perbedaan fantasi seks antara pria dan wanita.