30 orang pengungsi asal Rohingya sempat 5 hari terombang-ambing di lautan tepatnya di sekitar Pulau Tunda Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang Banten sebelum akhirnya ditangkap Satuan Polair Polda Banten.
Sekitar 60 orang pengungsi yang berasal dari suku Rohingya, Myanmar, menggelar aksi demonstrasi di di kantor perwakilan UNHCR, Medan, Sumatera Utara. Mereka minta agar diizinkan melanjutkan usaha mencari suaka karena nasib mereka tidak ada kepastian.
Seorang warga dari Rohingnya, Myanmar, Muhammad Abdulah Sidiq (38) yang terdampar di perairan laut Aceh Tamiang, Provinsi Aceh diselamatkan oleh nelayan setempat.
Para personel Angkatan Laut Thailand dituding menembaki para pengungsi Rohingya yang kabur dari Myanmar. Namun tudingan itu dibantah pemerintah Thailand.
Dalam sepakan, dua rombongan pengungsi asal Myanmar terdampar di Perairan Aceh. Rombongan pertama berjumlah 127 orang, kemudian disusul 63 orang. Saat ini, mereka ditempatkan di penampungan sementara.
20 Pengungsi asal Rohingya Myanmar yang terdampar di Perairan Selat Malaka Kabupate Aceh Utara, Provinsi Aceh, dilarikan ke RSUD Cut Muetia Aceh Utara dan Puskesmas Bayu. Satu di antaranya dioperasi karena tumor.
Saat melarikan diri dari Myanmar mereka dihadang tentara. Kapal boat mereka ditembaki, logistik makanan dibuang. 127 orang terombang-ambing di Selat Malaka.
Tragis! Sebanyak 97 orang Rohingya meninggal karena kelaparan setelah terombang-ambing di lautan selama 25 hari. Ini terjadi saat mereka melarikan diri dari Myanmar untuk menuju Malaysia.