Kasus yang terjadi di Inggris sungguh ironis. Seorang bayi yang sakit parah segera dirujuk ke UGD, namun meninggal karena ambulans yang membawanya tersesat sampai 2 kali.
Peristiwa Bom Boston itu merupakan babak baru setelah tragedi 9/11 yang membuat Amerika menekan pelatuk mesin perang dalam memberantas terorisme. Obama sendiri dalam berbagai kesempatan pidatonya mengatakan “terorisme perbuatan keji dan biadab”. Memang benar, namun siapa penyebab dari semua ini, tentu kita harus mengkaji ulang kembali.
Katherine Russell, janda tersangka bom Boston, Tamerlan Tsarnaev, berjanji kooperatif dengan polisi terkait penyelidikan kasus yang melibatkan mendiang suaminya.
Katherine Russell, janda tersangka bom Boston, Tamerlan Tsarnaev, sehari-hari bekerja 7 hari seminggu sementara suaminya, Tamerlan mengasuh putri mereka yang berumur 3 tahun.
Tersangka bom 'panci' Boston, Tamerlan Tsarnaev, telah beristri dan memiliki seorang anak. Pria 26 tahun tersebut ini tinggal bersama keluarga kecilnya di sebuah rumah di wilayah Massachusetts.
Kepolisian Boston membutuhkan waktu nyaris seharian penuh untuk memburu dan menangkap tersangka kedua bom 'panci' Boston yang bernama Dzhokhar Tsarnaev.
Tragedi pengeboman, bencana alam, kecelakaan, dan kondisi darurat lainnya saat ini masih saja terjadi. Yang belum lama terjadi adalah ledakan bom di Boston, AS. Nah, hal-hal ini harus diperhatikan oleh tenaga medis dalam kondisi yang darurat.