Puan menyampaikan pertemuan ini jadi kesempatan untuk perkuat kerja sama Indonesia dan Maroko yang sudah terjalin sejak dibukanya hubungan diplomatik pada 1960.
Saksi mata menggambarkan kehancuran yang terjadi di kaki Pegunungan Atlas usai gempa bumi dahsyat melanda Maroko. Evakuasi terus berlanjut di tengah kepanikan.
KBRI Rabat berkoordinasi dengan otoritas setempat usai gempa M 6,8 mengguncang Maroko. KBRI memastikan tak ada WNI yang menjadi korban gempa dahsyat tersebut.