Kesesatan aqidah di Al Zaytun, adalah menganggap Indonesia sama dengan Makkah sebelum Nabi Muhammad hijrah. Indonesia dianggap golongan jahiliyah yang diibaratkan sebagai tong sampah.
Sejarah tak akan pernah sempat mencantumkan nama para buruh, meskipun karya mereka adalah Candi Borobudur. Sejarah hanya mengenal Syailendra, hanya karena satu nama itulah yang berkuasa.
Ketika Konstantinopel dibuka oleh keadilan Islam Sultan Muhammad II sebagai pelindung Gereja Yunani. Penindasan kaum Kristen dilarang keras. Dikeluarkan sebuah dekrit yang memerintahkan penjagaan keamanan Uskup Agung.
Ada waktu-waktu khusus untuk bisa masuk dan berdoa di raudah. Kadangkala saat jadwal buka dengan alasan tertentu, taman Nabi Muhammad di Masjid Nabawi tersebut tetap ditutup.