detikNews Kedubes AS Diancam Bom Ancaman bom masih marak di Jakarta. Kedubes AS, salah satu lokasi yang sering dihujani teror bom, lagi-lagi jadi korban. Jumat, 24 Jun 2005 12:19 WIB
detikNews Menko Polhukam: Bakorinda Tak Perlu Dihidupkan dengan UU Bakorinda yang diubah menjadi Kominda akan dihidupkan lagi tanpa UU. Alasan pemerintah, BIN pun selama ini bisa hidup hanya dengan Keppres. Kamis, 16 Jun 2005 13:39 WIB
detikNews Paket Misterius Dikirim Lagi ke Gedung Parlemen Australia Gedung Parlemen Australia lagi-lagi menerima kiriman paket mencurigakan. Ini merupakan insiden keempat kalinya dalam dua pekan terakhir. Selasa, 14 Jun 2005 14:36 WIB
detikNews Desakan agar Kamp Guantanamo Ditutup Menguat, AS Bergeming Desakan agar kamp Guantanamo ditutup makin kuat, namun AS bergeming. Wapres Dick Cheney menegaskan tidak ada rencana menutup kamp tersebut. Senin, 13 Jun 2005 06:41 WIB
detikNews Masyarakat Diminta Terlibat Program Desk Antiteror Depdagri Masyarakat diminta terlibat dalam program yang akan digeber Desk Antiteror Depdagri di daerah-daerah. Misalnya aware pada orang asing. Jumat, 10 Jun 2005 15:01 WIB
detikNews Kedutaan AS & Inggris di Canberra Dapat Paket Mencurigakan Teror paket mencurigakan terjadi lagi di Australia. Sejumlah kedutaan termasuk kedutaan AS dan Inggris ditutup setelah menerima paket itu. Kamis, 09 Jun 2005 11:20 WIB
detikFinance Teror Bom Ganggu Iklim Investasi Ancaman dan teror bom yang marak akhir-akhir ini telah mempengaruhi iklim investasi di Indonesia. Pariwisata Indonesia pun terganggu. Kamis, 09 Jun 2005 00:35 WIB
detikNews Abu Jibril Yakin Ada Grand Design di Balik Bom Pamulang Tidak ada perkara di dunia ini yang terjadi karena kebetulan. Itu sebabnya Abu Jibril meyakini ada grand design di balik peristiwa bom Pamulang. Rabu, 08 Jun 2005 19:59 WIB
detikNews Bom Pamulang Untungkan AS Ledakan di rumah Abu Jibril mengundang banyak tanya. Ada dugaan untuk menjebak dirinya, ada pula yang inginkan bapak 11 anak itu menjadi korban. Rabu, 08 Jun 2005 13:16 WIB
detikNews Pemerintah Bakal Bentuk Badan Khusus Anti Teror Maraknya teror di tanah air memaksa pemerintah membentuk badan khusus anti teror baru. Badan ini akan menangani berbagai teror di Indonesia. Selasa, 07 Jun 2005 23:37 WIB