Sejumlah kawasan di Jateng dan DIY telah mengalami kesulitan air baku untuk konsumsi maupun kebutuhan primer lainnya. Padahal kemarau masih hingga Oktober.
Gelombang tinggi yang terjadi di pantai selatan Jawa merusak banyak bangunan dan fasilitas umum. Kerugian yang dialami di DIY nilainya mencapai Rp 7,2 miliar.