detikNews Kabut Asap di Riau Makin Parah Kabut asap di sejumlah wilayah di Provinsi Riau semakin parah. Saat ini, sejumlah kota di Riau diselimuti kabut asap tebal. Rabu, 16 Feb 2005 10:32 WIB
detikNews Pemprov Riau Dinilai Lambat Atasi Kebakaran Hutan Kasus kebakaran hutan menunjukan Pemprov Riau tidak serius untuk menangani kasus pembakaran lahan dan hutan di daerahnya yang terjadi menahun. Jumat, 11 Feb 2005 16:19 WIB
detikNews Sumbang Kabut Asap, 1.300 Ha Lahan Gambut di Riau Terbakar Dalam hitungan satu bulan terakhir ini, lahan gambut di Riau yang terbakar seluas 1.300 hektar. Hal ini turut menyumbang kabut asap. Rabu, 02 Feb 2005 16:11 WIB
detikNews Ditemukan 117 Titik Api di Riau Kabut asap masih menyelimuti Riau. Jumlah titik dari pantuan satelit Rabu (2/2/2005) hanya tersisa 117 titik. Rabu, 02 Feb 2005 15:23 WIB
detikNews Asap di Pekanbaru Kian Tebal Kabut asap di Pekanbaru makin tebal. Kota itu mendung tebal karena matahari tak mampu menembus ketebalan kabut asap. Jumat, 28 Jan 2005 11:06 WIB
detikNews Asap Tebal Kembali Selimuti Pekanbaru Asap tebal kembali menyelimuti Pekanbaru. Jarak pandang di bawah 200 meter. Pengguna kendaraan roda pun pun mengeluh mata pedih. Rabu, 15 Sep 2004 15:14 WIB
detikNews Titik Api di Riau Mencapai 6.232 Sejak bulan Januari jumlah titik api dari kebakaran lahan dan hutan di Riau mencapai 6232 titik yang tersebar di kabupaten dan kota. Akibatnya, seluruh kawasan di Riau dilanda kabut asap. Selasa, 07 Sep 2004 19:38 WIB
detikSport Kabut Asap Ancam Ganggu PON XVI Akibat kebakaran hutan di Tanjungbatu, kabut asap mulai bergerak ke Palembang. PON XVI pun terancam terganggu penyelenggaraannya. Selasa, 31 Agu 2004 18:30 WIB
detikNews Jarak Pandang Kurang 700 Meter Kabut asap masih menyelimutiPekanbaru. Kondisinya kian hari semakin parah. Saat ini jarak pandang di pagi hari terbatas kurang 700 meter. Kamis, 26 Agu 2004 15:20 WIB
detikNews Kabut Asap di Pekanbaru Mulai Pedihkan Mata Kabut asap yang diduga kuat berasal dari aktivitas pembakaran lahan dan hutan di beberapa kawasan di Provinsi Riau, mulai memedihkan mata. Jumat, 13 Agu 2004 14:52 WIB