Kecaman keras mengalir untuk serangan bom mematikan di luar bandara Kabul, Afghanistan, yang menewaskan belasan tentara AS dan puluhan warga sipil Afghanistan.
Sebanyak 13 tentara AS tewas dalam serangan bom di Kabul, Afghanistan. Peristiwa itu jadi hari paling berdarah bagi pasukan AS di Afghanistan sejak 2011.
ISIS-K mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom di bandara Kabul, Afghanistan. Presiden AS, Joe Biden, bahkan memerintahkan serangan terhadap mereka.
Presiden AS Joe Biden memerintahkan serangan terhadap cabang ISIS di Afghanistan, ISIS Khorasan (ISIS-K), yang mendalangi serangan bom di bandara Kabul.
Kelompok Taliban mengutuk keras dua serangan bom di luar bandara Kabul, ibu kota Afghanistan. Taliban menyalahkan kehadiran pasukan asing atas serangan itu.
Militer AS bersiap menghadapi serangan ISIS berikutnya setelah dua ledakan mematikan mengguncang bandara Kabul di Afghanistan saat evakuasi berlangsung.