Polda Metro Jaya sedang menyelidiki aliran dana makar yang mencoba mendompleng aksi 212. Sudah ada sekitar Rp 400-an juta dana dicurigai terkait aksi makar.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pemilik perusahaan otobus di Sumatera Barat bernama Angga diperiksa untuk menjadi saksi kasus dugaan percobaan makar.