Militer AS telah menyiapkan radar khusus di wilayah perairan, untuk mendeteksi pergerakan Korut. Dengan radar ini, AS bisa mengetahui dengan segera jika ada peluncuran rudal yang dilakukan Korut.
Korut disebut semakin mendekati bahaya dengan pernyataan dan tindakan provokatifnya. AS secara terang-terangan menyebut Korut tengah 'berseluncur' mendekati ambang bahaya.
Otoritas Yokohama, Jepang dibuat malu setelah salah mengumumkan peluncuran rudal Korut. Melalui akun Twitter-nya, Yokohama mengumumkan informasi keliru ke 40 ribu followers-nya.
Korut mengancam akan melancarkan serangan nuklir terhadap Amerika Serikat dan Korsel. Namun menurut para analis, serangan langsung ke Korsel, apalagi ke AS, sangat tidak mungkin dilakukan Korut.
Korea Utara (Korut) diduga akan kembali meluncurkan rudalnya. Korea Selatan (Korsel) pun meningkatkan kewaspadaan militernya menjelang peluncuran rudal tersebut.