Cuaca buruk tidak hanya memperburuk lalu lintas darat di Jakarta tetapi juga lalu lintas laut di penyeberangan ferry pelabuhan Merak-Bakauheni. Kecepatan angin yang tinggi menghambat kelancaran sandar ferry di lokasi tersebut.
Beberapa meter dari gerbang, terdapat taman kecil yang sangat asri dan terawat di mana patung Martha Christina Tijahahu berdiri kokoh di bagian puncak taman. Patung tersebut menghadap ke arah Kota Ambon dan pelabuhan seakan bersiaga untuk menjaganya.
Kemerahan senja yang menawan hati mungkin tak bisa anda saksikan dari atas Jembatan Ampera di kala siang, tetapi coba kembalilah pada malam hari. Sejuta pendar cahaya yang ia tawarkan sungguh memikat mata setiap insan yang melihatnya.
Muara Siberut adalah pintu masuk Kepulauan Mentawai selain Ibu Kota Kabupatennya yaitu Kota Tua Pejat. Hampir setiap hari disiram hujan, tapi tidak pernah terlihat sepi. Sebelum masuk lebih dalam untuk melihat suku pedalaman Mentawai, ada baiknya mampir dulu di sini.
Pantai yang berjarak hanya sekitar 10 menit berjalan kaki dari pusat desa Pulo Saruk ini memang pantai dengan pemandangan yang biasa-biasa saja ketika pagi atau siang hari. Namun ketika anda berkunjung pada senja hari, anda akan melihat pemandangan yang cukup membuat terpesona selama beberapa lama