6 Orang sudah ditetapkan polisi menjadi tersangka dalam kasus bentrokan yang melibatkan massa beratribut Forum Betawi Rempug (FBR) dan massa pemuda di Cempaka Mas, Jakarta Pusat, pekan lalu. Polisi masih terus menyelidiki kasus ini secara maraton.
Bentrokan antara dua kelompok di Komplek Ruko Graha Blok B-34 Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Kamis (9/12/2010) kemarin, teryata mengakibatkan seorang anggota FBR mengalami luka bacok. Korban bernama Chairull (30), warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Manajemen PT Oto Multiartha berupaya memelihara situasi agar tetap kondusif pasca peristiwa bentrokan antar kelompok massa yang terjadi di Ruko Cempaka Mas, Kamis (9/12). PT Oto Multiartha juga akan membantu biaya pengobatan para korban bentrokan dan mengganti setiap kerusakan yang ditimbulkan.
Meski kondisi di Ruko Cempaka Mas pasca bentrokan antara kelompok massa berangsur tenang, polisi tetap berjaga di sana. Satu kompi samapta disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya bentrok susulan.
Empat terdakwa kasus bentrokan di kelab malam Blowfish mengaku tidak bersalah atas bentrokan yang menewaskan 2 orang itu. Mereka minta agar dibebaskan dari segala dakwaan.
Kepolisian menegaskan pihaknya akan menggunakan Protap 01/X/2010 jika terjadi kembali aksi anarki di luar persidangan kasus Blowfish di PN Jakarta Selatan. 900 Personel disiagakan untuk melakukan pengamanan sidang.