Sebuah gereja AS yang berencana membakar al-Quran pada 11/9 tidak akan menggubris kutukan internasional. Mereka, yang hanya memiliki 50 jamaah, tetap akan merencanakan aksi yang dikutuk internasional itu.
Penolakan terhadap kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, juga dilakukan umat Islam di Banyuwangi. Dalam aksinya, mereka pura-pura menendang kepala seorang pendemo yang mengenakan topeng Obama.
Rencana kedatangan Barrack Obama ke Indonesia, 20-22 Maret mendatang mendapat penolakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). HTI berpendapat, presiden AS itu tidak pantas datang karena telah menjajah negeri muslim.
Keluarga wartawan Irak, Muntazer al-Zaidi, yang melemparkan sepatu pada Presiden AS George W Bush terus melakukan aksi unjuk rasa. Mereka menuntut agar Zaidi dibebaskan.
Seorang perempuan yang wajahnya penuh kerut dengan kulit yang kemerahan terbakar matahari musim panas, berdiri mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk tanda V kepada setiap orang yang mengajaknya berfoto.
Front Mahasiswa Nasional (FMN) Surabaya berunjuk rasa di Konjen Amerika Serikat (AS) di Surabaya. Selain membakar bendera AS mereka menuntut agar Bush diadili.