Tiga ganda Indonesia dari nomor yang berbeda berhasil maju ke babak selanjutnya turnamen Singapura Terbuka Super Series. Namun, tunggal putra Andre Kurniawan Tedjono terhenti.
Menegpora Andi Mallarangeng tidak terlalu bersedih atas kekalahan Indonesia di tangan China di final Piala Thomas. Sebab, Indonesia kalah dengan cara yang terhormat.
Indonesia harus mengubur mimpinya menjuarai Piala Thomas karena digerus China 0-3. Manajer tim Yacob Rusdianto pun merasa perlu meminta maaf kepada bangsa Indonesia.
Dengan jadi jawara Piala Thomas di tahun 2010, China sudah menjadi juara di empat edisi beruntun. Inilah gelar nomor delapan China, terpaut lima dari Indonesia sebagai peraih gelar terbanyak.
Markis Kido/Hendra Setiawan harus mengakui keunggulan ganda China Fu Haifeng/Cai Yun. Menurut Markis, kekalahan itu karena mereka kesulitan mengimbangi kecepatan lawan.
China menjauhkan keunggulannya atas Indonesia di final Piala Thomas menjadi 2-0. Skor kedua dipersembahkan oleh Fu Haifeng/Cai Yun yang menundukkan Markis Kido/Hendra Setiawan.
Siang ini tim Indonesia akan bertarung menghadapi China di final Piala Thomas. Lawan memang lebih diunggulkan, tapi peluang menang masih terbuka asal bermain pantang menyerah.
Pertandingan belum dimulai, setiap strategi perlu dirancang dan diusahakan. Memimpin lebih dulu adalah sesuatu yang bisa diupayakan tim Indonesia untuk menghadapi China di final Piala Thomas Minggu siang.
Secara teknis Indonesia menjadi underdog dari China pada pertandingan final Piala Thomas besok. Skuad Merah Putih tetap punya kans antara lain dengan memaksimalkan dua ganda.