Melalui tangan Hery Subakri, produk-produk untuk anak-anak yang tumbuh di era sebelum milenium kembali muncul dan menjadi peluang bisnis yang menggiurkan.
Ribuan barang impor tanpa dilengkapi izin kegiatan perdagangan dan juga sertifikat SNI senilai Rp 15 miliar dimusnahkan. Mayoritas produk tersebut dari China.
Mainan serupa lego itu terbuat dari bekas plastik segel tangki yang tak terpakai. Masih terlihat barcode segel yang direka menjadi atribut penghias mainan.
Surat wali murid yang memohon izin anaknya tidak masuk sekolah karena ingin menonton karnaval viral di media sosial. Surat tersebut ditulis Subeki (40).