Tak ada asap bila tak ada api. Peribahasa itu cukup sejalan dengan apa yang dilalui boyband CJR hari ini. Hengkangnya Bastian sejak 23 Februari membuat mereka berbenah. Manajemen pun bercermin pada The Beatles. Apa hubungannya?
Setelah membantah mengenai adanya kontrak nama itu, manajemen CJR mengungkapkan bahwa sebenarnya ada satu hal yang ingin capai dari penggunaan nama baru tersebut. Apa itu?
Bubarnya boyband anak-anak Coboy Junior sedikit banyak menguak rumor baru soal kontrak pemakaian nama. Namun, pihak CJR-nama baru Coboy Junior--membantah persoalan kontrak tersebut.
Masih seputar 'teka-teki' bubarnya Coboy Junior. Kini, muncul kabar baru di balik pembubaran grup pelantun 'Eeaa...' itu dengan mengganti nama menjadi CJR. Kabarnya, hal itu dipicu masalah kontrak pemakaian nama 'coboy' itu sendiri.
Terhitung sejak 23 Februari lalu, Bastian tak lagi tergabung dalam boyband Coboy Junior atau yang saat ini bernama CJR. Berbagai cerita pun sempat tercipta di kurang lebih tiga tahun kebersamaan mereka. Apa saja?
Muncul sebagai boyband pada akhir 2011 lalu, Coboy Junior seperti idola baru untuk anak-anak Indonesia. Kemunculannya layaknya sebuah fenomena yang tak melulu disambut positif oleh semua orang.
Kehilangan Bastian dan nama lama seolah menjadi penanda bagi bangkitnya CJR. Mereka pun siap kembali eksis di industri hiburan Tanah Air. Tak hanya lewat album baru, mereka juga siap rilis film dan buku.
Sebuah kehilangan besar saat Bastian memutuskan untuk keluar dari boyband Coboy Junior, yang kini berganti nama menjadi CJR. Para personel yang tersisa pun dengan ikhlas mendoakan sahabatnya itu.
Perubahan nama Coboy Junior menjadi CJR terus menjadi buah bibir. Para penggemar pun menyambut dengan pro dan kontra. Selain itu mereka juga menebak-nebak apa kira-kira maksud sebenarnya dari pergantian nama itu?