OJK melaporkan Indonesia memproduksi 110 ton emas dan memiliki cadangan 2.600 ton di 2023, menjadikannya produsen dan penyimpan emas terbesar ke-8 dan 6 dunia.
PT Bank Permata memproyeksikan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah di kisaran Rp 16.000 pada 2025, dipengaruhi kebijakan tarif impor AS dan perang dagang.
Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2025 senilai US$ 154,5 miliar atau setara Rp 2.522,3 triliun (kurs Rp 16.326).