Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik buka suara soal kinerja bursa efek yang buruk dikaitkan dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto.
BEI mencatat lebih dari 5 juta investor baru di 2025, mencapai total 20 juta SID. Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan literasi dan inklusi investasi.