Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengumumkan kemungkinan pengobatan baru untuk memerangi COVID-19 dengan menggunakan plasma darah pasien yang sembuh.
Sebuah studi mengungkap bahwa penerapan lockdown global COVID-19 bisa memicu lonjakan jumlah kematian karena tuberkulosis (TBC) di dunia. Begini penjelasannya:
Lebih dari US$8 miliar, atau setara Rp120 triliun, dialokasikan untuk pengembangan vaksin virus corona serta mendanai penelitian pengobatan pasien Covid-19.