Aksi unjuk rasa terkait film Innocence of muslims di Kedubes AS kemarin berakhir ricuh. Pemerintah kembali mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aksi anarkis dalam setiap unjuk rasa.
Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pembebasan berunjuk rasa di fly over Makassar. Mereka mengutuk film "Innocence of Muslim" yang dibuat warga Amerika Serikat, Nakoula Basseley.
Hizbullah memperingatkan AS akan dampak global jika film 'Innocence of Muslims' dibiarkan dirilis secara utuh. Peringatan ini seiring bertambahnya korban jiwa dalam unjuk rasa di sejumlah negara.
Lima pendemo yang diamankan saat aksi di depan Kedubes AS memprotes film 'Innocence of Muslims' masih diperiksa intensif. Status mereka akan ditentukan pada Selasa 18 September sore ini.
AS menutup kantor kedutaannya di Bangkok, Thailand. Penutupan ini demi mengantisipasi unjuk rasa yang direncanakan kelompok tertentu, dalam rangka memprotes film 'Innocence of Muslims'.
Presiden Amerika Serikat Barack Obama bisa digugat terkait film "Innocence of Muslim" yang menghina Islam dan Nabi Muhammad. Menurut pejabat Iran, gugatan itu bisa diajukan ke pengadilan AS.
Kelompok Taliban Pakistan mengeluarkan seruan bagi para pemuda muslim di negeri itu dan seluruh dunia, untuk bangkit menentang film anti-Islam yang menghina Nabi Muhammad.