Hasan (45) adalah buruh bangunan yang diduga mengetahui para pelaku bom Bali II. Pada saat ledakan bom bunuh diri itu, ternyata Hasan berada di Jember.
Proses identifikasi jenazah korban Bom Bali II terus dilakukan petugas forensik. Keluarga dan kerabat korban didatangkan ke RSUP Sanglah. Di antara mereka, tampak histeris, bahkan ada yang pingsan.
Rencana otopsi Jaksa Umbu Lage Lozara ditunda. Pasalnya, hingga kini pihak keluarga belum menandatangani surat persetujuan otopsi dan pemberitahuan pelaksanaan.