Kinerja sejumlah perusahaan farmasi 2008 melambat dengan kenaikan yang tipis. Meski tipis, beberapa diantaranya masih mempertahankan pertumbuhan laba. Namun ada juga yang labanya harus turun.
Perusahaan sekuritas plat merah, Danareksa membukukan laba yang merosot hingga 58%. Laba Danareksa itu tersedot rugi penjualan surat berharga yang sangat besar.
Produsen komputer di Indonesia mengalami penurunan penjualan 15% hingga 20% pada Maret 2009. Bahkan penjualan total sepanjang 2009 diprediksi anjlok 10 persen.
Bank Sentral AS akan memompakan tambahan dana sekitar US$ 1 triliun ke perekonomian AS, guna mengangkat perekonomian dari jurang resesi. The Fed juga memutuskan mempertahankan suku bunga.
Lesunya kondisi pasar otomotif, terlebih dengan krisis ekonomi global, tidak bisa tidak, membuat produsen otomotif mengerutkan kening untuk tetap bertahan.
Pasar saham dalam negeri menangkap peluang untuk melanjutkan kembali penguatannya seiring positifnya Wall Street dan bursa saham regional. IHSG menyisir level 1.300-an.
Saat ini popularitas handset berbasis sistem operasi Google Android masih kalah jauh ketimbang Apple iPhone. Akan tetapi diprediksi, Android bakal menyalip iPhone.
Pasar saham dalam negeri akan lebih waspada menyusul ambruknya saham-saham di Wall Street dan regional. Pelaku pasar juga memilih melepas saham menjelang libur panjang pekan ini.