Sekjen PBB Ban Ki-moon memberi tanggapan soal peluncuran roket Korut. Ban menyebut tindakan Korut tersebut sebagai 'tindakan provokatif' yang mengancam keamanan kawasan sekitarnya.
Komando Pertahanan Luar Angkasa Amerika Utara (NORAD) memastikan Korut memang benar meluncurkan satelit ke luar angkasa. NORAD menyatakan, satelit tersebut berhasil mencapai orbit.
Menyusul peluncuran roket Korut yang diklaim sukses, Dewan Keamanan PBB segera menggelar rapat darurat. Diduga, rapat ini akan membahas tindakan tegas termasuk sanksi bagi Korut.
Peluncuran roket yang dilakukan Korut menuai reaksi keras dari sejumlah pihak. Menyusul Jepang, Korsel dan Jepang juga mengecam keras aksi peluncuran roket tersebut.
Otoritas Korut buka suara soal peluncuran roket yang mereka lakukan. Korut mengklaim, peluncuran berjalan sukses dan misi penempatan satelit pada orbit di luar angkasa berhasil dilakukan.
Peluncuran roket Korut dibenarkan pemerintah Jepang, yang merupakan negara tetangga. Jepang mengecam keras peluncuran roket yang dilaporkan sempat melintasi wilayah Okinawa ini.
Korut dilaporkan telah meluncurkan roketnya, Rabu (12/12) pagi. Peluncuran ini cukup mendadak dan di luar sepengetahuan banyak pihak, terlebih Korut sempat mengumumkan penundaan jadwal peluncuran.
Setelah menunda jadwal peluncuran roket, otoritas Korut dilaporkan membongkar kembali roket yang sudah dipasang pada landasan peluncuran. Diduga roket ini dipindahkan untuk diperbaiki.