Seorang remaja di Sukoharjo, F didatangi puluhan driver ojek online (ojol) pada Senin (25/3) malam. Rupanya F menjadi pelaku order fiktif sebanyak 185 kali.
Seorang bocah asal Sukoharjo ketahuan memesan makanan melalui ojek online (ojol) secara fiktif. Tak tanggung-tanggung, F mengakui telah melakukannya 185 kali.
Setiap pekerjaan memang memiliki resiko tapi para ojol ini harus menanggung resiko akibat ulah iseng. Beberapa ojol harus menanggung kerugian karena tertipu.
Berbuat kebaikan tidak harus menunggu. Penjual makanan di pinggir jalan ini, merebut hati netizen setelah memberikan makanan gratis untuk anak kecil kelaparan.