Polisi akhirnya mengembalikan 7 pelaku adegan video tawuran demi konten ke orang tuanya. Para pelaku meminta maaf karena perbuatan mereka menimbulkan kegaduhan.
Pengamat menilai Presiden Duterte mencari cara untuk tetap dalam lingkaran politik untuk menghindari penyelidikan internasional soal perangnya terhadap narkoba.